Batik Sewulan ASRI

Batik adalah kain ...

Lihat Informasi

Pande Besi

Pande Besi adalah pekerjaan membuat peralatan berbahan baku besi, be ...

Lihat Informasi

Wisata Religi

Masjid Makam Kyai Ageng Basyariyah

Lihat Informasi

web-bagus

Pande Besi

Pande Besi adalah pekerjaan membuat peralatan berbahan baku besi, besi disni dipanaskan hingga merah menyala setelah itu…

Lihat Informasi
pitik

Batik Sewulan ASRI

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu…

Lihat Informasi
16

Budaya Leluhur

Sholawat Khataman Nabi Sholawat Khataman Nabi yaitu suatu budaya leluhur dimana para warga berkumpul tanpa memandang status…

Lihat Informasi
192

Wisata Religi

Masjid Makam Kyai Ageng Basyariyah Mataram dibawah Pakubuwana I, Pakubuwana I waktu itu berkedudakan sebagai sunan di…

Lihat Informasi

Profil

Sewulan adalah sebuah desa di Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Indonesia. Desa Sewulan mempunyai wilayah seluas 296 ha dimana 169 ha luas pemukiman desa, 117 ha merupakan sawah, dan 10 ha luas lahan tegal. Di desa Sewulan ini terbagi menjadi 2 dukuh yaitu dukuh Sewulan Wetan yang terdiri dari 16 Rukun Tetangga (RT) dan Sewulan Kulon terdiri dari 15 Rukun Tetangga (RT).  Desa Sewulan terdiri dari 1.541 kepala keluarga yaitu 679 kepala keluarga untuk Dukuh Sewulan Wetan dan 862 kepala keluarga untuk di Dukuh Sewulan Kulon. Keseluruhan penduduk yang ada di Desa Sewulan yaitu 4.512 terdiri dari 2.259 laki-laki dan 2.253 perempuan.

peta sewulan

Desa Sewulan merupakan desa yang mempunyai letak strategis karena letaknya yang dekat dengan pusat perdagangan yaitu pasar dagangan  yang hanya berjarak 0,5 kilometer , dimana disitu tempat berkumpulnya pembeli dan penjual untuk berdagang seperti produk home industri Sewulan “Tempe, jamu, dan kue basah”. Selain dekat dengan pasar, sewulan juga dekat dengan kecamatan yang berjarak 1,5 kilometer. Sedangkan untuk akses ke Kabupatennya lumayan jauh yaitu sekitar 20 km jarak yang lumayan jauh ini tidak mengapa karena akses jalan dari desa ke kota sudah baik terbukti jalan-jalan di desa dan menuju kota sudah diaspal dan tergolong baik.

Desa Sewulan mempunyai generasi pemuda yang lebih banyak terbukti dengan jumlah usia produktif sebanyak 2.079, sehingga bisa dikatakan Sewulan mempunyai sumberdaya manusia yang matang yang mampu untuk mengembangkan potensi desa yang ada. Dengan adanya wadah perkumpulan desa yang aktif seperti karang taruna, PKK, dan kelompok tani, perkumpulan ini nantinya yang akan bersinergi untuk mencapai visi desa Sewulan yaitu “Meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat desa Sewulan untuk menuju perubahan yang lebih baik”. Dengan visi yang luar biasa tersebut dan yang nantinya akan di teruskan oleh generasi muda yang masih usia sekolah sebesar 1.332 sedangkan jumlah penduduk lansia 1.241 yang tetap bersinergi untuk terwujudnya visi desa karena usia lansia ini yang lebih mengetahui cerita sejarah desa dan mempunyai banyak pengalaman hidup sehingga nantinya bisa digunakan untuk pembelajaran di masa mendatang.

Warga desa Sewulan mayoritas mempunyai mata pencaharian yaitu sebagai petani dan pedagang, Sewulan mempuyai lahan persawahan seluas 117 ha oleh karena itu paling besar pekerjaannya yaitu petani dan buruh tani. Untuk perdagangan juga banyak sekitar 431 orang sebagai pedagang karena letak Sewulan yang dekat dengan pasar Dagangan. Pasar dagangan pasar terbesar di Kecamatan Dagangan.  Sebagian besar warga Sewulan bisa dikategorikan berpendapatan skala menengah  dengan pendapatan per bulan sekitar 1.000.000-2.500.000 dengan presentase 40%. Sedangkan untuk skala bawah dengan pendapatan dibawah 1.000.000 dengan presentase  40% selebihnya 20% untuk skala keatas.

Di desa Sewulan termasuk desa yang lengkap akan sarana pendidikan yaitu mulai dari Kelompok Berbain (KB) “Siwi Peni”, Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Di Desa Sewulan mempunyai potensi desa seperti wisata religi masjid Al-Basyariah yang terkenal karena digunakan untuk ziarah kubur terutama pendiri masjid dan sesepuh desa Sewulan yaitu Raden Mas Bagus Harun yang masih mempunyai garis keturunan dengan Abdur Rachman Wachid (Gus Dur), batik Sewulan, dan pande besi.

IMG_20160714_114355