GAPOKTAN

Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) “Sewulan” adalah kumpulan dari beberapa kelompok tani, Gapoktan ini bertugas sebagai monitoring dari kinerja kelompok tani. Untuk kelembagaan desa khususnya gapoktan yang berdiri tahun 2009 ini dibawah naungan dinas pertanian, untuk desa Sewulan PPL nya yaitu ibu Binari dan mantri pertanian untuk Kecamatan Dagangan yaitu pabak Djati. Gapoktan Sewulan membawahi 3 (tiga) kelompok tani yaitu ngundi rejeki 1, 2, dan 3. Untuk pertemuan Gapokatan dengan anggotanya dilakukan setiap tiga bulan sekali tepatnya pada tanggal 15. Adapun pertemuan yang dilakukan selain evaluasi dari kinerja kelompok tani di pertuan rutin tersebut diadakan arisan guna untuk mendorong partisiapasi anggota untuk berkumpul.

Gapoktan bertujuan untuk membantu para petani yang tergabung dalam kelompok tani untuk memaksimalkan hasil panennya. Untuk pengadakan peralatan pertanian yaitu dengan mengajukan proposal ke pemerintah, jika proposal tersebut sudah di setujui barang tersebut akan dikirim yang selanjutnya akan digunakan untuk kepentingan para petani. Untuk Gapoktan sendiri memiliki alat pertanian yaitu mesin panen, mesin panen yang nantinya bisa dipakek untuk keperluan petani dengan syarat yaitu membayar sewa sebesar 450.000, yang nantinya sebagian dari uang sewa tersebut masuk dalam kas yang akan digunakan untuk perbaikan mesin jika terjadi kerusakan.

Pemerintah selain memberikan alat pertanian juga pernah memberikan benih untuk para petani, tetapi untuk saat ini benih dan pupuk tidak diberikan secara Cuma-Cuma melainkan sebagian dari harga tersebut disubsidi oleh pemerintah sehingga untuk mendapatkan barang tersebut bisa dengan harga yang lebih murah secara tidak langsung cara pemerintah ini sangat membantu para petani terutama petani kecil.

Adapun Struktur organisasi Gapoktan Sewulan sebagai berikut :

Ketua : Bapak Gunawan
Sekretaris : Bapak Supriyadi
Bendahara : Bapak Hartono
Anggota : 75

 

IMG_7829

Ketua GAPOKTAN Desa Sewulan Bapak Gunawan

Kelompok tani adalah beberapa orang petani atau perternakan yang menghimpun diri dalam suatu kelompok karena memiliki keserasian dalam tujuan, motif, dan minat. Kelompok tani dibentuk berdasarkan surat keputusan dan dibentuk dengan tujuan sebagai wadah komunikasi antar petani. Surat keputusan tersebut dilengkapi dengan ketentuan-ketentuan untuk memonitor atau mengevaluasi kinerja kelompok tani. Fungsi kelompok tani adalah :

  1. Menciptakan tata cara penggunaan sumber daya yang ada
  2. Sebagai media atau alat pembangunan
  3. Membangun kesadaran anggita petani untuk menjalankan mandat yang diamanatkan oleh kelompok

 

Di Desa Sewulan ini ada 3 poktan(kelompok tani) yaitu, Ngundi Rejeki 1, Ngundi Rejeki 2, Ngundi Rejeki 3. Tetapi untuk Ngundi 3 mengalami vakum dikeranenakan kurangnya pengetahuan tentang kelompok tani “Ngundi Rejeki 3”.

  1. Ngundi Rejeki 1

Ngundi rejeki 1 adalah kelompok tani yang berada di Desa Sewulan di ketuai oleh Bapak H.Isran dengan jumlah anggota sekitar 170 orang, 70% orang aktif dalam kegiatan kelompok tani dan 30% orang pasif kegiatan kelompok. Kelompok tani “Ngundi Rejeki 1” ini berdiri sejak tahun 1980. Kegiatan di kelompok tani ini sangat banyak dan beragam, misalnya pertemuan rutin setiap tanggal 5 yang dihadiri oleh semua anggota kelompok tani dan dihadiri anggota dinas pertanian, babinsa, babinkamtibnas, dan kepala desa sewulan. Di dalam pertemuan rutin kelompok tani ini banyak membahas tentang pertanian, membuat obat dari empon-empon. Selain kegiatan rutin kelompok tani “Ngundi rejeki 1” juga mengadakan simpan pinjam dan iuran, dimana iuran sebesar Rp.5.000, Rp.2.500 arisan untuk, Rp.1.500 untuk konsumsi kegiatan kelompok tani dan Rp.1.000 untuk masuk kas. Untuk sarana produksi dalam kelompok tani ini mempunyai pompa air sebanyak 3 unit, mesin panen ada 1 unit dan untuk pencacahan damen ada 1 unit. Untuk sarana irigrasi sawah kelompok tani ini menggunakan saluran primer dengan sumber air dari dam sewu kecamatan wungu.

  1. Ngundi Rejeki 2

Kelompok tani Ngundi rejeki 2 ini berada di Desa Sewulan bagian selatan yang di ketuai oleh Bapak Muktarsain dengan jumlah anggota keseluruhan sekitar 78 orang dan yang aktif dalam kegiatan kelompok sebanyak 50 orang. Kegiatan rutin kelompok tani “Ngundi Rejeki 2” adalah musyawarah setiap tanggal 15 berupa arisan, membahas tentang pertanian, pupuk serta hama. Sarana produksi Ngundi rejeki 2 ini mempunyai 4 traktor, 1 traktor milik kelompok dan yang 3 milik anggota kelompok tani ini atau milik perorangan, memiliki mesin combine 1, mesin perontok padiada sekitar 20 unit. Untuk sarana irigrasi kelompok tani Ngundi rejeki 2 ini memakai saluran sekunder dan saluran tersier yang bersumber pada dam sewu kecamatan wungu. Dan juga ditunjang dengan adanya pompa air milik kelompok dan anggota kelompok ngundi rejeki 2, untuk pompa yang menggunakan solar ada 7 unit dan yang menggunakan bensin ada 10 unit.