Industri Berbasis Produk Kehutanan

Desa Sewulan adalah Desa yang tidak memiliki hutan akan tetapi mempunyai industri yang mengolah produk-produk kehutanan seperti kayu. Kayu ini akan dijadikan alat-alat mebel seperti meja, kursi, dan juga lemari. Selain pengolahan produk ada juga penggeraji kayu.

Penggergajian kayu

Penggergajian Kayu yaitu suatu usaha dari kayu yang digergaji dan dibuat peralatan mebel seperti almari, kursi, gawang, atap rumah, dan IMG_7787pintu. Didesa Sewulan terdapat usaha penggergajian kayu yaitu milik bapak Sukatmo, usaha yang dimulai sejak tahun 1993 yang terletak di Desa Sewulan RT 22/ Rw 04 Dagangan Madiun. Usaha yang dimiliki Bapak Sukatmo yaitu usaha penggergajian kayu hingga proses pembuatan perabotan mebel. Usaha ini mempunyai karyawan sebanyak 15 orang, karyawan ini berasal dari desa Sewulan sendiri dan sekitarnya. Penggergajian ini buka setiap hari kecuali hari minggu dan hari libur yang ditetapkan pemerintah jam kerja karyawan yaitu mulai pukul 07.00-16.00 dengan upah untuk tukang sebesar 110.000 per hari sedangkan untuk karyawan pembantu tukang sebesar 75.000 per hari.

Usaha penggergajian ini memperoleh kayu-kayu glondong tersebut berasal dari perhutani, dalam usaha penggergajian ini sehari mampu menggergaji kayu sebayak 1 m3  dengan harga 5.000.000 setelah digergaji dapat dijual dengan tarif 8.000.000/m3.. Sehingga untuk omset perharinya yaitu sekitar 1.200.000. Untuk pembuatan berbagai mabel ini berdasarkan pesanan dari luar. Usaha bapak Sukarmo ini sudah mendapatkan perijinan dari NPWP, Kabupaten siup NPWP dan lingkungan.

IMG_7753

Pengarajin Mebel dan furniture

IMG_6066

Di Desa Sewulan warganya mempunyai banyak keahlian seperti Bapak Suripto mempunyai usaha mebeler tepatnya di desa Sewulan RT 13/RW 03. Bapak Suripto mempunyai usaha mebeler sejak tahun 1998 dan mendapatkan perijinan darikabupaten tahun 2003. Bapak Surip mempunyai 3 (tiga) karyawan untuk usaha mebelernya, semua karyawan bapak Surip berasal dari desa Sewulan.

Usaha Bapak Suripto memproduksi almari, bufet, meja belajar, meja, kursi dan gawangan rumah. Bahan baku kayu glondong tersebut berasal dari perhutani. Pemasaran hasil produksi usaha Bapak Suripto berdasarkan pesanan dari konsumen. Pesanan untuk mebeler ada kalanya ramai dan sepi, untuk keadaan ramai biasaan setelah ,usim panen karena banyak konsumen yang memesan ke hasil karya Bapak Suripto.Untuk harga mebeler milik Bapak Suripto misalnya almari dihargai sekitar 1.500.000-2.000.000.

IMG_6067